RUPS

ITM menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dalam  3 bulan setelah tahun buku berakhir. 

Prosedur penyelenggaran RUPST tersebut sudah sesuai dengan pengaturan dalam Anggaran Dasar Perusahaan, Undang-Undang Perseroan Terbatas, serta peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia.

Dalam rangka pemenuhan aturan dalam Anggaran Dasar, pemberitahuan kepada pemegang saham mengenai rencana diadakannnya RUPST dilakukan setidaknya 32 hari sebelum tanggal RUPST. Untuk mendorong atau meningkatkan tingkat kehadiran pemegang saham pada RUPS Tahunan dan Luar Biasa, Perusahaan mempublikasikan rencana pelaksanaan di website Perusahaan di samping publikasi di surat kabar harian bersirkulasi nasional. Dalam publikasi tersebut juga dimuat prosedur dan formulir yang dapat digunakan pemegang saham untuk diwakili kuasanya jika berhalangan hadir dalam RUPS tersebut. Sehingga, hal tersebut dapat memudahkan dan meningkatkan pemberian suara dari seluruh pemegang saham secara merata. Dalam penyelenggaraan RUPS, pada akhir pemaparan setiap agenda pemegang saham diundang untuk menyampaikan pertanyaan atau memberi masukan atas agenda yang bersangkutan.

Pada umumnya agenda yang diputuskan dalam RUPST mencakup permintaan persetujuan atas laporan keuangan dan laporan tahunan sebagai pertanggungjawaban penyelenggaraan perusahaan oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Agenda rutin lainnya adalah permintaan persetujuan RUPST atas kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi serta penunjukkan akuntan publik dan bilamana diperlukan juga penunjukkan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perusahaan yaitu jika berakhirnya masa bakti atau jika memasuki masa pensiun  atau mengundurkan diri sebelum masa bakti berakhir.  Disamping agenda diatas, perusahaan juga melaporkan penggunaan dana sisa IPO sepanjang dana tersebut belum habis, laporan ini tidak memerlukan persetujuan RUPST.