Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pengembangan Sumber Daya Manusia memainkan peranan penting dan akuntabilitas dalam berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan. Selain itu, pengembangan Sumber Daya Manusia mengambil peran dan akuntabilitas dalam meningkatkan kemampuan karyawan dan kinerja atasan bersama seluruh pimpinan di perusahaan.

Kegiatan Pengembangan SDM didasarkan pada Model Kompetensi yang dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Formal (In Class Training), “Self Learning” ( dengan mengaplikasikan E-Learning), Sharing Sessions, On the Job Training dan diselaraskan dengan Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System) melalui pembinaan dari atasan.

Rencana pelatihan dan pengembangan dirancang sedemikian rupa, sehingga pelatihan formal difokuskan pada bidang-bidang utama yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajerial, operasional dan perilaku. Untuk manajemen senior, rencana pengembangan mencakup kepemimpinan dan kewirausahaan, sementara rencana pengembangan untuk manajemen menengah akan terfokus pada pengetahuan profesional dan manajemen SDM (Sumber Daya Manusia). Pengetahuan teknis dan perbaikan yang berkesinambungan diutamakan diberikan kepada staf profesional dan operasional.

ITM juga telah memiliki Sistem Manajemen Karir (Career Management System), dimana karyawan dapat mengidentifikasi tujuan karir mereka berikutnya di perusahaan dan upaya-upaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Sebagai tambahan, Budaya Perusahaan (Banpu Spirit) memiliki peranan penting dalam kinerja dan motivasi karyawan. Beberapa jenis motif dalam bekerja seperti dorongan pribadi, dan “creating value” untuk pelanggan dan pemegang saham atau memberikan kontribusi terhadap masyarakat, namun ada sumber motivasi lainnya yaitu hal-hal yang dicontohkan dari kepemimpinan para manajemen senior perusahaan. Kepemimpinan “top down”, ditujukan untuk menginspirasikan dan merupakan mentor bagi karyawan untuk menjadi panutan dan standar dituju oleh semua karyawan.